Chat with us, powered by LiveChat

Kamis, 06 April 2023

6 Fakta Penting tentang Galaksi Bima Sakti

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'







Galaksi Bima Sakti dikenal juga sebagai Milky Way. Galaksi Bima Sakti Adalah galaksi spiral berukuran besar. Milky Way berbentuk cakram dengan diameter sekitar 100 ribu tahun cahaya, dan ketebalannya mencapai 3 ribu tahun cahaya. Ukuran Galaksi Bima Sakti diperkirakan hampir sama dengan Galaksi Andromeda. Berikut enam fakta penting tentang Galaksi Bima Sakti:





Menjadi rumah bagi 200 miliar bintang 

Bima Sakti memiliki sekitar 200 hingga 400 miliar bintang. Namun, jumlah terbanyak yang bisa dilihat manusia hanya sekitar 2.500. Jumlah ini tidak tetap. Sebab, Bima Sakti terus-menerus kehilangan bintang melalui supernova, yaitu ledakan bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak dibanding nova (ledakan bintang katai putih). Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Dalam satu tahun, Galaksi Bima Sakti dapat melahirkan tujuh bintang baru.


Bima Sakti sudah berusia 13,6 miliar tahun 

Ilmuwan memperhitungkan bahwa usia Galaksi Bima Sakti sudah mencapai 13,6 miliar tahun, atau hampir sama dengan umur alam semesta, yakni 13,7 miliar tahun. Hal ini kian diperkuat dengan penemuan bintang di gugusan bintang “Globular”. Bintang ini diklaim sebagai bintang tertua di Galaksi Bima Sakti, di mana usianya hampir sama dengan alam semesta. 


Bima Sakti adalah pemangsa 

Ternyata Galaksi Bima Sakti tidaklah “sebaik” dan seindah yang dibayangkan. Untuk mencapai ukurannya saat ini, Milky Way harus aktif memangsa galaksi lainnya yang berukuran lebih kecil. Salah satu galaksi yang diketahui pernah menjadi mangsa Bima Sakti adalah galaksi kerdil Sagitarius. Bahkan saat ini, Milky Way tengah memangsa Galaksi Canis Major, sedikit demi sedikit, dengan mengambil alih bintang milik galaksi tersebut..


'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'


Punya lubang hitam raksasa 

Salah satu fakta penting tentang Galaksi Bima Sakti adalah memiliki black hole atau lubang hitam. Lubang ini wajar dimiliki tiap galaksi di jagat raya. Lubang hitam milik Bima Sakti terletak di pusat galaksi. Bobotnya diperkirakan mencapai 40.000 Matahari, dengan panjang sekitar 22,5 juta kilometer.


Penuh debu dan gas 

Bima Sakti adalah galaksi yang penuh debu dan gas. Keduanya merupakan 10 sampai 15 persen dari materi bercahaya di galaksi. Ketebalan debu dapat membelokkan cahaya yang tampak. Namun, cahaya inframerah dapat melewati debu. Ini membuat teleskop luar angkasa Spitzer mampu menembus debu yang ada untuk mempelajari Bima Sakti.


'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'


Bentuknya melengkung 

Galaksi Bima Sakti memiliki tonjolan pusat yang diameternya mencapai 12 ribu tahun cahaya.



Fakta penting tentang Galaksi Bima Sakti lainnya adalah berbentuk melengkung. Oleh para astronom, bentuknya ini dikaitkan dengan dua galaksi tetangga, yakni Magellan Besar dan Kecil. Kedua galaksi kerdil ini diyakini telah menarik materi gelap di Bima Sakti. Tarikan ini menciptakan semacam frekuensi osilasi (getaran) yang mampu menarik gas hidrogen milik Bima Sakti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

5 Rekomendasi Tempat Makan Jogja yang Instagramable dengan Menu Enak dan Murah

Tempat makan Jogja yang instagramable berikut ini bisa menjadi rekomendasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi lantaran menawarkan nuansa...